Studi ilmiah
Terbukti secara ilmiah
Empeng kami dapat mencegah pertumbuhan gigi yang tidak rata
Memilih empeng yang tepat merupakan keputusan penting bagi banyak orang tua. Selain menenangkan bayi, kesehatan gigi juga berperan penting. Sebuah studi ilmiah dari Universitas Witten/Herdecke menunjukkan bahwa Dental-Step dari dentistar dapat menjadi keunggulan besar bagi perkembangan gigi si Kecil yang sehat.
Studi yang dilakukan oleh Universitas Witten/Herdecke di bawah pimpinan Prof. Dr. Zimmer ini meneliti apakah empeng dentistar benar-benar membantu mencegah susunan gigi yang tidak sejajar.
Apa yang dianalisis dalam studi ini?
Studi ini meneliti bagaimana berbagai jenis empeng memengaruhi perkembangan gigi pada bayi. Fokus utamanya adalah risiko terjadinya “gigitan terbuka” (open bite). Gigitan terbuka terjadi ketika gigi seri atas dan bawah tidak bertemu dengan benar, yang dapat menimbulkan masalah saat mengunyah dan berbicara.
Gigitan terbuka (open bite)
Empeng dan puting empeng yang besar mendorong rahang dan gigi ke depan serta menekan lidah ke arah tenggorokan. Akibatnya, terjadi gigitan terbuka, yang sering kali tidak simetris dengan rahang bawah bergeser ke belakang.
Pada gigitan terbuka, gigi depan atas dan bawah tidak saling menutupi maupun bersentuhan. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan mengunyah dan menggigit, bernapas melalui mulut, serta gangguan bicara seperti cadel.
Struktur studi
Studi ini menggunakan desain ilmiah yang ketat agar hasilnya seandal mungkin. Studi ini merupakan studi kohort yang mengikuti perkembangan anak sejak lahir selama 27 bulan. Anak-anak dibagi secara acak ke dalam dua kelompok pengguna empeng, dan kelompok kontrol independen tanpa empeng digunakan sebagai pembanding. Seorang pemeriksa yang tidak mengetahui pembagian kelompok (blinded) menilai posisi gigi agar evaluasi bersifat objektif
Kelompok: Anak-anak yang menggunakan Dental-Step dari dentistar atau empeng NUK konvensional. Kelompok pembanding tanpa empeng juga diperiksa.
Tujuan: Membandingkan frekuensi gigitan terbuka di antara kelompok-kelompok tersebut.
Ringkasan hasil
Hasilnya berbicara sendiri:
Hanya 6,7% anak yang menggunakan Dental-Step dari dentistar mengalami open bite (gigitan terbuka)
Pada anak yang menggunakan empeng konvensional, angkanya mencapai 50%. Artinya, satu dari dua anak yang memakai empeng konvensional mengalami gigitan terbuka.
Tidak ada gigitan terbuka yang terjadi pada kelompok pembanding tanpa empeng.
Dengan demikian, penggunaan Dental-Step dari dentistar menurunkan risiko gigitan terbuka sebesar 86,6% dibandingkan empeng konvensional.
Mengapa Dental-Step sangat efektif?
Bentuk Dental-Step yang unik dirancang khusus untuk mendukung perkembangan gigi dan rahang alami bayi:
Bentuk puting yang ramping dan pipih: Meminimalkan tekanan pada langit-langit mulut dan gigi. Puting yang melengkung ke dalam memberi lebih banyak ruang bagi lidah.
Dental-Step: Menyesuaikan dengan posisi alami gigi dan mengurangi tekanan pada gigi dan rahang.
Baglet yang ramping: Meminimalkan jarak antara rahang atas dan bawah serta membantu mencegah gigitan terbuka.
Zimmer, S., Zuralski, H., Bizhang, M., Ostermann, T., & Barthel, C. R. (2016). Anterior Open Bite In 27 Months Old Children after Use of a Novel Pacifier – A Cohort Study. The Journal of clinical pediatric dentistry, 40(4), 328–333.